Tottenham Hotspur Vs Arsenal, Harry Kane Sah Jadi Topskor Sepanjang Masa Derbi London Utara
Penyerang andalan Tottenham Hotspur Harry Kane resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa dalam derbi London Utara berkat satu golnya ke gawang Arsenal, Minggu (6/12).
Satu golnya di laga tersebut — yang membantu timnya menang meyakinkan 2-0 — merupakan gol ke-11 Kane dalam derbi antara Spurs dan Arsenal di semua kompetisi.
Kane pun menggeser Emmanuel Adebayor ke peringkat kedua dari daftar ini. Adebayor sendiri mampu mencetak sepuluh gol di derbi ini selama berkarier untuk Spurs dan Arsenal.
11 – Harry Kane is now the outright top scorer in North London derbies in all competitions with 11 goals. Superman. pic.twitter.com/9GkqQcIOXR
— OptaJoe (@OptaJoe) December 6, 2020
Selain sah menjadi topskor derbi London Utara, Kane juga genap mencetak gol ke-250 di sepanjang kariernya di level klub maupun timnas.
Dari 250 gol tersebut, Kane mencetak 202 gol untuk Spurs, diikuti Milwall (9), Leyton Orient (5), Leicester City, dan timnas Inggris (32).
Penyerang 27 tahun itu juga membuat angka cantik lain, dengan genap mencetak gol ke-100 di laga kandang Spurs.
Di laga melawan Arsenal semalam, Kane lagi-lagi menciptakan kerjasama apik dengan Son Heung-min. Duet mautnya bersama bintang Korea Selatan itu memang sudah terlihat jelas di musim ini.
Kane memberikan assist untuk gol pertama Spurs, yang tercipta melalui tembakan melengkung cantik Son di menit ke-13. Lantas di masa injury time babak pertama, Kane menerima umpan pendek Son di dalam kotak penalti sebelum menembak deras ke jala Bernd Leno.
Kombinasi gemilang Kane-Son itu membuat mereka berada di posisi kedua dalam daftar duet tersubur sepanjang masa Liga Primer Inggris. Duet Spurs itu sudah menciptakan 31 gol, hanya tertinggal lima gol dari duo legendaris Chelsea Frank Lampard dan Didier Drogba (36 gol)
Di musim 2020/21 saja, Kane-Son sudah membukukan 11 gol. Mereka hanya berjarak dua gol dari rekor gol kombinasi terbanyak dalam satu musim, yang dipegang oleh duo Alan Shearer dan Chris Sutton (13 gol).
Kala itu, Shearer dan Sutton menginspirasi Blackburn Rovers menjuarai EPL1994/95. Menilik liga baru berumur 11 matchday, Kane dan Son diprediksi bisa memecahkan rekor tersebut.